Jumat, 23 November 2012

Sejarah Kelahiran Sosiologi dan Pendapat Para Ahli


1.  Sejarah Kelahiran Sosiologi
Pada abad ke-19, sejumlah ilmuwan menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para ilmuwan itu berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Untuk membangun teori itu, perhatian mereka tercurah pada perbandingan masyarakat dan peradaban manusia dari masa ke masa.
Ilmuwan yang sampai sekarang diakui sebagai “Bapak Sosiologi” adalah “Auguste Comte”. Dalam bukunya “Cours de Philosophie Positive” (Filsafat Positif), ilmuwan Perancis ini memperkenalkan “Sosiologi” sebagai pendekatan khusus untuk mempelajari masyarakat. Pendekatan khusus itu sebetulnya metode ilmiah yang bisa digunakan dalam ilmu alam (sains). Dengan demikian, Comte merintis upaya penelitian terhadap masyarakat, yang selama berabad-abad sebelumnya di anggap mustahil.
Rintisan Comte mendapat sambutan luas, tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang Sosiologi. Mereka antara lain Pitirim Sorokin, Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, Georg Simmel, dan Max Weber. Semua berasal dari Eropa. Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.
Secara umum, pendekatan yang ditawarkan oleh para ilmuwan sosial di abad ke-19 cenderung makro. Bagi mereka, perubahan suatu masyarakat dapat diprediksi (diramalkan) dari karakteristik (ciri khas) masyarakat itu secara keseluruhan. Alasan mereka, karakteristik suatu masyarakat akan berpengaruh terhadap perilaku warganya beserta perubahan sosial yang akan terjadi. Pendekatan makro ini kemudian mendapat kritik dari para ilmuwan sosial di abad ke-20.
2.  Pendapat Ahli Sosiologi
a.  Auguste Comte
Sosiologi berasal dari kata latin socius yang artinya teman atau sesama, dan logos dari kata Yunani yang artinya cerita. Jadi pada awalnya, Sosiologi berarti bercerita tentang teman atau kawan (masyarakat).
b.  Pitirim Sorokin
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari :
·         Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala agama, gejala keluarga, dan gejala moral).
·         Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala nonsosial (gejala geografis, biologis).
·         Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
c.  Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.
d.  William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.
e.  J. A. A. Von Dorn dan C. J. Lammers
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
f.  Max Weber
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
g.  Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi
Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari tentang struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial.
h.  Paul B. Horton
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk dari kehidupan kelompok tersebut.
i.  Soerjono Soekanto
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berupaya untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
j.  William Kornblum
Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
k.  Allan Johnson
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya memengaruhi sistem itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar